once… i have conversation with my mentor, about "why we are on planet earth?". and i have some talking about, that i am designed to "fight". so learn something…
saya belajar bahwa saya (as human being) sudah di-design oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, physically and mentally untuk berjuang, berjuang mencapai cita2, mencapai hal2 yang baik yang diinginkan, menghadapi tantangan. kenapa hanya hal2 yang baik, hal2 yang sehat, karena badan saya di-design bukan untuk melakukan hal2 yang buruk. kalo saya melakukan hal2 yang buruk, artinya saya menggunakan kekuatan saya, badan saya untuk melawan diri saya sendiri. maka ujung2nya adalah kerusakan. damage. sakit.
Misalnya.. ternyata badan saya tidak di-design untuk menyaring racun yang sebesar dan sekeras rokok. Ya.. rokok. Kalo saya merokok, ujung2nya adalah sakit. Cepat atau lambat. Alhamdulillah keputusan saya adalah tidak merokok. Hmmm, keputusan itu sebetulnya menempatkan saya pada posisi yang lebih riskan: perokok pasif. Dan akhirnya itulah perjuangan saya. Saya ingin saya, isteri saya dan anak2 saya jauh dari lingkungan perokok. Karena saya punya visi, saya punya keluarga yang sehat. Berat? Ya, itu adalah harga yang harus dibayar untuk kesehatan. pencegahan selalu lebih baik dari pengobatan.
then.. physically, my body are design to "fight". bukan berarti berkelahi. badan saya di-design untuk bergerak. untuk hidup sehat. dalam hal ini, sekali lagi, saya belajar dari arfan, anak saya. bahwa saya sudah lama tidak banyak bergerak. anak2 selalu terlihat sehat dan ceria. its simple becouse: children are always happy and move, runs everywhere! phuif.. saya sampe ngos-ngosan ngeladenin dia. selama ini, saya berada di dalam comfort zone: berada di depan komputer. dari yang asik (ada duitnya), sampe yang asik juga (cuman klak klik ngga ada duitnya). ternyata itu melawan kodrat. badan jadi berat, walaupun ga gemuk. jadi saya putuskan untuk setiap habis subuh, saya lari keliling komplek! dipikir-pikir, orang2 jaman dulu umurnya panjang2… karena memang mereka ga punya mobil! he he he.. dan mereka pun mencari nafkah dengan cara yang sehat: berburu.
jadi.. buat para programmer, yang selalu bangga berada di depan komputer (sambil ngerokok lagi!), stop merokok, go out and move your body, kejar tu anak2, sambil main.. it’ll makes you guys healthy. kalo belum punya anak, segeralah buat proposal project untuk membuat anak. he he he… menyenangkan sekali bermain bersama mereka..
then, mentally, pikiran dan hati saya juga ternyata di-design oleh Tuhan untuk berpikir sesuatu yang positif. berjuang untuk berpikir positif. saya di-design untuk memiliki cita2, dan pikiran saya seharusnya menjadi teman saya untuk mencapai cita2 itu. perjuangan saya adalah mencapai cita2 saya. pernah saya mikir yang aneh2, yang ada takut, ragu, males, dll dll.
dalam setiap cita2, selalu ada tantangan. kesulitan. tapi kesulitan itu sendiri ternyata adalah tantangan yang memerlukan penyelesaian. saya sangat bersyukur sekali bahwa Tuhan tau itu. Saya pasti akan menghadapi tantangan. Jadi Tuhan merancang strategi terbaik-Nya. misalnya, saya punya cita2 untuk ke surga (karena ternyata manusia itu asalnya dari surga, di tempatkan ke bumi untuk memperbaiki sikapnya agar bisa kembali ke sana). coba deh temen2 buat keputusan: “saya mau ke surga”. pasti tiba2 sudah ada terbentang di hadapan semua hal yang “menantang”. Males, “apa iya bisa”, ke mall lebih enak, liat yang mencrang2 asik lo, banyak penggoda, sibuk nih, dll dll. gila ya. (ya ga gila2 amat si..)
padahal tuhan kasi jalan, kasi strategi… saya tinggal ikutin aja. Kata-Nya: bergabunglah dan selalu berada dengan lingkungan yang positif, lingkungan yang sama2 mau ke surga juga (syahadat). terus sering2lah ketemu dan ngobrol dengan yang Maha Ahli, mo ngeluh boleh, mo minta petunjuk boleh, minta kekuatan untuk bisa menjalaninya dengan baik dan bertanya.. what next, Tuhan? berdoa, affirmasi (shalat). kendalikan diri (puasa). bergaul, silaturahmi dan bantu temen-temen yang lain (zakat). terus, bareng2 ketemu dengan sang Maha Ahli, berbaur dan bersilaturahmi bersama-sama dengan teman2 seluruh penjuru dunia (hajj), dan dengan begitu, kita bisa lihat: ada dokter mau ke surga, ada yang hitam/putih mau ke surga, ada insinyur, sodagar… bla bla mau ke surga. gimana ga semangat kalo ketemu orang yang sama2 mau ke sana .. perjalanan pasti akan lebih asik. Duh inginnya pergi haji… inginnya pergi haji…
duh kok jadi nglor ngidul. anyway… saya ga mau lari dari tantangan, saya mau menghadapinya, saya mau menghadapinya. because I have faith, that chances will make me better. Chances will create a new me.
So… Why We Are On Planet Earth?